loading...

Sunday, May 1, 2016

SM-3T V UNP Sorong Gelar Penyaluran Donasi Peduli Pendidikan Papua





Oleh:

Hasan Asyhari
Guru SM-3T V UNP
Alumni UNP BP 2010


Program Peduli Pendidikan Papua yang bertajuk “Donasi 1000 Paket Sekolah” yang digagas guru SM-3T (Sarjana Mendidik daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal) angkatan V Universitas Negeri Padang akhirnya disalurkan. Penyaluran diilakukan bertahap. Penyaluran tahap I ditujukan untuk SD Inpres 20, Kampung Selekobo, Distrik (Kecamatan) Klaso, Kab. Sorong, Papua Barat, Sabtu (30/04). Namun, perjalanan menuju sekolah itu dilakukan sejak hari Jum’at (29/04) sekitar pukul 15.00 WIT yang dilepas dari Sekretariat SM-3T V UNP wilayah Kabupaten Sorong, Jalan Buncis, Aimas unit 2.

Perjalanan ke sana, hanya bisa dilewati dengan kendaraan mobil L200 dua kabin, sebab medan jalan yang cukup berbahaya hanya mampu dilewati dengan mengendarai mobil tipe L200 tersebut. Dari distrik Aimas, perjalanan berhenti di distrik Mega untuk bermalam di Mushalla setempat, sebab volume air yang sedang naik dan sulit dilalui. Sehingga pagi harinya, Sabtu (30/04) perjalanan baru bisa dilanjutkan dengan menyeberangi sungai tanpa jembatan. Sementara dari distrik Mega menuju kampung Selekobo (distrik Klaso), membutuhkan waktu 2,5 jam perjalanan.



Selama perjalanan, mata rombongan selalu diwarnai dengan jalanan yang terjal dan berlubang serta rimbunan pepohonan. Tidak lupa air sungai yang cukup berbahaya harus diseberangi dengan penuh kehati-hatian, sebab volume air sungai harus selalu dipantau. Jika tidak, mobil yang melewati sungai bisa hanyut. Hal tersebut beberapa tantangan alamiah bagi 14 orang rombongan panitia kegiatan yang ikut menyalurkan donasi tersebut.



Panitia kegiatan penyaluran donasi pendidikan tahap I diketuai Deno Saputra. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat kampung, pihak sekolah, orangtua murid, donatur dan panitia yang sudah bekerja keras. Sari Rahmanida, bendahara panitia pengumpulan donasi mencatat dana terakhir terkumpul sebesar 5.475.000 rupiah. Dana tersebut digunakan untuk pembelian seragam sekolah, transportasi, pembuatan spanduk dan konsumsi panitia.

Donasi berupa pemberian seragam sekolah diberikan secara simbolis dari perwakilan guru SM-3T kepada Kepala Kampung. Setelah itu, panitia acara yang dikoordinatori, Muhammad Doni meng-handle ice breaking dengan memberikan beberapa permainan seperti permainan ular mencari makanan, lari estafet menggunakan pipet dan gelang karet dan permainan pecah balon yang menghangatkan suasana waktu itu.

Danang Seto Wicaksono, guru SM-3T V UNP Kab. Sorong yang sekolah pengabdiannya dikunjungi, sempat melirik perhatian rombongan. Seluruh siswanya yang berjumlah sekitar 30 orang mampu menyanyikan lagu daerah nasional dari Ranah Minang yang berjudul “Kampuang nan Jauah di Mato.”

Selanjutnya, kegiatan diakhiri dengan foto bersama siswa dan rombongan. Kemudian, rombongan bersiap-siap untuk pulang ke sekretariat SM-3T V UNP di Aimas, Kab. Sorong, Papua Barat.

Pengumpulan donasi dan penyaluran tahap II terus dilakukan sampai berakhirnya masa pengabdian guru SM-3T V UNP Sorong, yang dikabarkan berakhir pada Juli 2016 mendatang. Bagi calon donatur yang berkeinginan mengentasi kendala pendidikan di sekolah pedalaman Papua yang masih terkendala dengan kondisi jalan, transportasi dan keuangan keluarga silakan berdonasi melalui rekening bendahara SM-3T UNP Sorong via BRI atas nama Sari Rahmanida (1269-01010660-5-34). (Hasan Asyhari)

Menarik untuk Dibaca

loading...