loading...

Sunday, August 28, 2016

Maba Putri PLB UNP Wajib Asrama

Maba Putri PLB UNP Wajib Asrama

Mahasiswa baru (maba) Putri Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) diwajibkan masuk asrama putri selama satu tahun. Hal ini disampaikan oleh Dra.Fatmawati, M.Pd, selaku dosen PLB sekaligus Pembina Asrama Putri (Aspi), Rabu (24/8).

Kebijakan ini sudah berlaku kurang lebih lima tahun terakhir sejak PLB masih bernama Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa (SGPLB). Bertujuan untuk membantu maba dari luar daerah Padang yang belum mengenal lingkungan baru, maka sesuai daya tampungnya asrama diutamakan bagi maba yang berasal dari luar daerah Padang.

Untuk beberapa tahun terakhir ini asrama hanya diperuntukkan bagi maba putri saja. “Kalau dulu untuk semua angkatan, tapi sekarang untuk maba saja,” jelas Fatmawati. Sedangkan asrama untuk putra sebenarnya ada, tapi sedang dalam keadaan rusak dan tidak bisa dipakai sama sekali kurang lebih sudah lima tahun ini. “Bagi maba putra yang berasal dari luar daerah Padang, mereka cari indekos di sekitar kampus dibantu oleh senior-seniornya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fatmawati juga menerangkan bahwa maba yang tinggal di Aspi akan difasiltasi dengan Wi-Fi, olahraga voli, dan bulu tangkis. Mereka juga dapat belajar musik, seperti bermain biola, gitar, drumband, latihan Tari Saman dari Aceh, dan lain-lain. Selain itu, juga terdapat beberapa aturan yang ada di aspi, seperti aturan jam tamu, pintu gerbang ditutup pukul 20.00 WIB, dan kegiatan yasinan yang rutin pada setiap malam Jumat ke setiap unit. “Maba putri yang tinggal di Aspi dididik beretika, disiplin, tata krama, bertanggung jawab, dapat menghargai waktu, olahraga, dan berorganisasi,” terangnya. Meski sudah diberlakukan kebijakan wajib asrama ini, namun masih saja ada maba yang tidak mengindahkannya. Banyak maba yang lebih memilih tinggal di indekos daripada di asrama.

Dari awalnya 90 orang, sekarang kuota dikurangi 10 orang, sehingga pada tahun ini maba putri yang menghuni Aspi berjumlah 80 orang. Pengurangan kuota tersebut disebabkan karena ada dua unit yang akan diperbaiki.


sumber: ganto

Menarik untuk Dibaca

loading...